Tag Archives: Premier League

Leicester Bawa Pulang Kemenangan Atas Everton

Leicester Bawa Pulang Kemenangan Atas Everton

Leicester Bawa Pulang Kemenangan Atas Everton

Leicester Bawa Pulang Kemenangan Atas Everton

Leicester City menuai hasil yang positif saat bertandang ke markas besar Everton di lanjutan Premier League. Riyad Mahrez menyumbang dua gol yang dikemas lewat tendangan penalty, The Foxes menang dengan skor akhir 3-2.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Goodison Park, Sabtu (19/12/2015) malam WIB, gol penalti pertama Mahrez hadir di menit 27. Namun Everton langsung bisa menyamakan kedudukan dengan gol dari Romelu Lukaku lima menit setelahnya.

Di menit 65, Mahrez bisa mencetak gol lagi lewat tendangan eksekusi penaltinya. Shinji Okazaki lalu membawa Leicester menjauh dengan golnya di menit 69.

Di saat waktu normal menyisakan satu menit, Kevin Miralas bisa mencatatkan namanya di papan skor. Skor 3-2 menjadi penutup pertandingan tersebut.

Dengan tambahan tiga angka ini, Leicester kian nyaman di puncak klasemen sementara Premier League dengan torehan 38 poin. Mereka berjarak lima poin dari Arsenal di peringkat dua klasemen.

Sementara itu, Everton saat ini ada di posisi 10 klasmen dengan raihan 23 poin.

Jalannya Pertandingan

Kans pertama Leicester dalam pertandingan ini hadir pada menit 10. Shinji Okazaki melepaskan sepakan dari dalam kotak penalti, tapi masih melebar dari gawang Everton.

Leicester kembali mengancam 11 menit kemudian. Marcin Wasilewski yang melakukan percobaan, belum juga membuahkan hasil gol.

Everton membalas lewat Ross Barkley di menit 25. Sepakan kaki kirinya di tengah kotak penalti, masih melebar.

Tim besutan Claudio Ranieri itu akhirnya bisa mencetak gol pada menit 27. Gol itu dicetak lewat tendangan penalti menyusul pelanggaran pada Okazaki yang dibuat oleh Ramiro Funes Mori.

Mahrez yang menjadi eksekutor bisa menunaikan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Leicester unggul 1-0.

Keunggulan itu tak bertahan lama. Lima menit berselang, Lukaku mencatatkan namanya di papan skor. Dia berhasil menceploskan bola rebound dari sepakan Barkley.

Di sisa babak pertama tak ada gol tambahan, skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Leicester langsung tampil menyerang. Peluang pertama datang dari Andy King di menit 52, yang sepakannya masih melebar.

Jamie Vardy juga tak mau ketinggalan enam menit kemudian. Lewat sebuah satu serangan balik, Marc Albrighton bisa mengirim umpan matang untuk Vardy, sial sepakan pemain nomor sembilan itu masih belum membuahkan hasil.

Tim Howard melakukan pelanggaran pada Vardy pada menit 64. Wasit menunjuk titik putih, Mahrez kembali menjadi eksekutor. Pemain asal Aljazair itu mampu menaklukkan Howard untuk kedua kalinya. Leicester pun unggul 2-1.

Lima menit berselang, Vardy memberikan umpan matang untuk Okazaki. Mempunyai ruang lebar untuk menceploskan bola ke dalam gawang, pemain asal Jepang itu bisa menaklukan Howard dari jarak dekat.

Albrighton yang menjadi awal terciptanya gol dengan berhasil merebut bola dari pemain Everton, lalu mengirim bola untuk Vardy. Everton membalas di menit 83. Eksekusi sepakan bebas Lukaku masih melebar.

Di menit 89, Everton mampu memperkecil ketertinggalan. Barkley mengirim umpan matang untuk Miralas, yang berhasil menempatkan bola ke tiang dekat.

Tak ada gol lagi di sisa pertandingan, Leicester berhasil membawa pulang kemenangan dari Everton.

Guus Hiddink Resmi Latih Chelsea

Guus Hiddink Resmi Latih Chelsea

Guus Hiddink Resmi Latih Chelsea

Guus Hiddink Resmi Latih Chelsea

Guus Hiddink Resmi Latih Chelsea, London – Kabar yang menyatakan Guus Hiddink akan menggantikan posisi Jose Mourinho di Chelsea benar adanya. Chelsea resmi mengumumkan bahwa Guus Hiddink akan menjadi pelatih interim mereka sampai akhir musim.

Dengan demikian, Guus Hiddink mejalani untuk kedua kalinya menjadi caretaker The Blues. Sebelumnya, pelatih berkewarganegaraan Belanda tersebut pernah menjalani peran yang sama pada 2009 ketika ditunjuk menggantikan Luiz Felipe Scolar dan sukses membawa Chelsea menjuarai Piala FA.

Namun demikian, Guus Hiddink belum akan mendampingi John Terry dkk. saat menghadapi Sunderland, Sabtu (19/12/2015). Hiddink hanya menyaksikan pertandingan itu dari bangku penonton bersama pemilik klub Chelsea, Roman Abramovich.

“Chelsea adalah salah satu klub terbesar di dunia tapi saat ini sedang tidak berada di tempat yang seharusnya yakni sedang terpuruk. Bagaimanapun, Chelsea harus bisa langsung bangkit dari keterpurukan ini,” ucap Hiddink di situs resmi klub.

“Hiddink sendiri sudah tidak sabar untuk turun langsung dengan para pemain dan staf di klub yang hebat ini, dalam melakoni pertandingan dan terutama memperbarui relasi saya yang luar biasa dengan suporter Chelsea.”

Di periode keduanya di Stamford Bridge, Guus Hiddink dihadapkan pada tugas berat yaitu mengembalikan Chelsea di papan atas. Saat ini The Blues-julukan Chelsea terpuruk di urutan ke-16 klasemen sementara dengan selisih satu poin dari zona degradasi.

Bagaimanapun, The Guardian meyakini bahwa Guus Hiddink tidak akan dipermanenkan oleh Chelsea, setelah gagal menangani tim nasional Rusia, Turki, dan Belanda. Chelsea disebut-sebut mengincar Diego Simeone, Josep Guardiola, ataupun Antonio Conte.

Slaven Bilic Tak Percaya Mourinho Dipecat

Slaven Bilic Tak Percaya Mourinho Dipecat

Slaven Bilic Tak Percaya Mourinho Dipecat

Slaven Bilic Tak Percaya Mourinho Dipecat

London – Manajer West Ham United Slaven Bilic sangat yakin Jose Mourinho mampu membawa Chelsea keluar dari situasi sulit. Dia pun kaget saat akhirnya Mourinho-Chelsea berpisah jalan. Bilic sangat tidak percaya Mourinho di berhentikan dari Chelsea.

Mourinho dan Chelsea sepakat berpisah jalan – beberapa awak media Inggris meyakini Mourinho dipecat – menyusul hasil-hasil buruk yang tak kunjung berakhir dimusim ini. The Blues masih terjebak di papan bawah klasemen setelah 16 pekan mengalami kekalahan di Premier League.

Menempati posisi 16 klasemen sementara Premier League, anak-anak London barat cuma berjarak satu angka dari zona degradasi. Situasi semakin sulit untuk Chelsea karena Mourinho diyakini sudah kehilangan kepercayaan di ruang ganti.

Namun demikian, Bilic masih yakin bahwa Mourinho sejatinya mampu membawa Chelsea keluar dari periode sulit jika diberi kesempatan lebih besar lagi.

“Saya percaya dia akan bisa membalikkan situasinya. Ini bukan sekali saja terjadi kepada klub besar. Itu terjadi kepada Borussia Dortmund musim lalu,” kata Bilic dikutip soccerway.

“Saya cuma bisa mengatakan soal Mourinho, bahwa saya benar-benar terkejut dan tak percaya itu benar terjadi. Ini memang sudah jadi bahan rumor selama beberapa bulan terakhir, tapi saya masih tetap tak percaya.”

“Ketika kita merupakan seseorang yang terbaik dalam pekerjaan kita, justru kita punya banyak tantangan yang ingin membuat kita gagal. Ini merupakan sebuah kehilangan besar bagi liga dan Premier League pada Mourinho,” lanjutnya.

Mourinho menjadi manajer keempat yang didepak di Premier League musim ini. Sebelumnya ada nama Brendan Rodgers, Tim Sherwood, dan Garry Monk, juga ada Dick Advocaat yang mundur karena hasil buruk. Ini jadi satu hal yang juga pertanyakan Bilic.

“Ada lebih banyak klub atau tim memecat manajer mereka ketika situasi sulit seperti ini terjadi, ketimbang mereka yang bertahan dengan manajer mereka. 10 tahun lalu publik menertawakan klub-klub Italia yang sangat cepat memecat manajer-manajernya setiap tahunnya, dan sekarang terjadi di Premier League,” lanjutanya.

“Mourinho pergi menunjukkan bahwa tidak satupun klub atau tim yang bisa aman sepanjang masa. Kita harus menikmati pekerjaan kita, melakukan yang terbaik, dan bekerja keras untuk klub tempat kita bekerja, untuk menghasilkan hasil yang sangat memuaskan” tutup dia.

Skuad Chelsea Bukan Robot Kemenangan

Skuad Chelsea Bukan Robot Kemenangan

Skuad Chelsea Bukan Robot Kemenangan

Skuad Chelsea Bukan Robot Kemenangan

London – Bek Chelsea, Gary Cahill, menyatakan bahwa para pemain bukan robot kemenangan yang bisa dituntut untuk selalu tampil sempurna dan menghasilkan kemenangan di setiap tampilnya. Tapi Cahill yakin Chelsea bisa keluar dari krisis yang menjerat timnya-Chelsea, saat ini.

Setelah menjadi juara dengan mampu mendominasi setiap pertandingan sejak awal musim lalu, Chelsea justru terpuruk disetiap laga musim ini. Sudah menelan sembilan kali kekalahan dari 16 pertandingan, Chelsea pun terpuruk di papan terbawah klasemen sementara.

Kekalahan dari Leicester City lalu membuat Chelsea terperosok ke peringkat ke-16 dengan 15 poin. The Blues kini cuma berjarak satu angka dari zona degradasi, yang memungkinkan terperosok ke devisi Championship musim depan.

Cahill menilai anjloknya performa Chelsea di musim ini adalah bagian dari naik-turun dalam sepakbola. Namun Cahill sendiri optimistis Chelsea bisa bangkit dari keterpurukan ini.

“Ada beberapa memori luar biasa dan saya pikir kami tidak seharusnya melupakan sikap ketika kami menjuarai Premier League, memimpin sejak awal, itu merupakan prestasi luar biasa untuk semua orang di klub kami,” ujar Cahill kepada majalah Chelsea seperti dikutip situs resmi klub.

“Di sisi lain, seperti yang selalu terjadi dengan sepakbola, adalah bahwa itu adalah permainan dua sisi dan kami melewati periode yang sangat sulit bagi tim musim ini. Musim lalu luar biasa, musim ini berat, tapi kami tak sabar untuk membalikkannya dengan berjuang bangkit guna menghasilkan kemenangan. Kami akan bekerja keras untuk memperbaikinya.”

“Tidak setiap menit dari karier kami akan berjalan mulus, secara individu dan kolektif, dan tidak setiap musim, kami akan berjalan seperti yang Anda inginkan, tapi itu adalah soal bagaimana Anda bereaksi dan beranggapan ke kami-Chelsea. Skuad Chelsea bukan robot kemenangan di setiap pertandingan, namun kami sama seperti skuad klub lainnya yang pernah naik dan turun.

“Tapi ketika semua tidak berjalan baik, kami bekerja lebih keras dan menantikan reaksi dari kerja keras kami disetiap pertandingan. Saya yakin kami akan membalikkan keadaan ini,” lanjutnya.

Soton Kebakaran Jenggot Pasca Kepindahan Alderweireld

Soton Kebakaran Jenggot Pasca Kepindahan Alderweireld

Soton Kebakaran Jenggot Pasca Kepindahan Alderweireld

Soton Kebakaran Jenggot Pasca Kepindahan Alderweireld

Soton Kebakaran Jenggot Pasca Kepindahan Alderweireld. Kepindahan salah seorang pemain pinjaman Southampton, Toby Alderweireld ke Tottenham Hotspur berpotensi menimbulkan polemik. Sebab klub yang telah dibelanya sejak musim lalu, Southampton, disebut-sebut bisa saja mengajukan tuntutan.

Alderweireld bersedia bergabung setelah Tottenham telah membayarkan nilai transfer yang masih belum disebutkan jumlahnya. Oleh Tottenham, bek berusia 26 tahun tersebut dikontrak sampai 2020.

Namun, Di sinilah masalahnya terletak. Klub yang berstatus pemilik Alderweireld sebelumnya, Atletico Madrid, dinilai tidak menghargai Soton. Pada saat meminjam Alderweireld musim lalu, Soton dikabarkan memiliki klausul khusus.

Seperti dilansir BBC, klausul itu menyatakan bahwa Soton punya hak lebih dulu untuk mempermanenkan Alderweireld dengan nilai 6,8 juta poundsterling. Dan bila, Atletico ingin membatalkan klausul tersebut maka Atletico harus membayar kompensasi sebesar 1,5 juta pounds.

Dengan adanya pelanggaran tersebut, BBC mengatakan bahwa Soton bisa saja mulai mengajukan tuntutan. Atletico telah di anggap tidak menghormati klausul tersebut dan malah menjual Alderweireld kepada penawar lainnya karena tawarannya lebih tinggi.

Alderweireld sendiri sebenarnya sangat disukai manajer Soton, Ronald Koeman, dan oleh karenanya dia sempat berniat untuk mempermanenkan bek asal Belgia tersebut. Tidak lupa, Alderweireld sendiri mengucapkan terima kasih kepada Soton untuk satu musim yang menyenangkan baginya.

Leicester Akan Boyong Bintang Bersinar Dari Jepang

Leicester Akan Boyong Bintang Bersinar Dari Jepang

Leicester Akan Boyong Bintang Bersinar Dari Jepang

Leicester Akan Boyong Bintang Bersinar Dari Jepang

Leicester City dikabarkan akan segera menyusun kontrak baru untuk memboyong Striker Jepang Shinji Okazaki yang sekarang sedang bermain pada klub liga utama Jerman Mainz 05 dalam kontrak berdurasi empat tahun namun itupun kalau pemain tersebut sudah mendapat izin kerja dan diizinkan oleh FIFA.

Namun harga yang dipatok untuk pemain berusia 29 tahun itu belum bisa di konfirmasi, dugaan sementara dari media Jerman mengatakan pemain itu berkisar lebih dari 10 juta euro (11,16 juta dolar AS).

“Saya merasa Premier League adalah sebuah liga yang keras dan akan lebih baik bagi pemain berbakat, maka saya sangat gembira bisa tahu apa yang bisa saya lakukan di liga itu,” kata Okazaki dalam laman situs resmi Leicester(www.lcfc.com).

Dia merupakan pemain ketiga yang akan dikontrak klub selama jendela transfer dibuka menyusul lagi seorang pemain bertahan Jerman Robert Hut dari Stoke City dan pemain bertahan kiri Austria Christian Fuch dari Schalke 04.

Pencapaian Okazaki selama berkarir resmi yaitu Ia telah mencetak 43 gol dari 93 penampilan internasionalnya menjadikan Ia memasuki tiga besar pencetak gol terbanyak dari negara Jepang, adapun 12 gol yang dicetaknya untuk Mainz belakangan ini menunjukkan dirinya menjadi mesin gol dengan memperoleh banyak gol di liga utama Jerman.

Kala bermain di timnas U-23 bagi Jepang pada Olimpiade 2008 Beijing, Okazaki semakin mengukuhkan dirinya sebagai pemain timnas senior Jepang dan bahkan terpilih sebagai striker utama. Dia berhasil mencetak gol pertamanya untuk Jepang pada 2009 saat menghadapi Yaman, dan dia bolak-balik mencetak gol saat melawan Hongkong dan Togo kala itu.