Category Archives: Uncategorized

Gantikan Benítez : Mourinho Ataukah Zidane Yang Cocok

Gantikan Benítez : Mourinho Ataukah Zidane Yang Cocok

Gantikan Benítez : Mourinho Ataukah Zidane Yang Cocok

Gantikan Benítez : Mourinho Ataukah Zidane Yang Cocok

Karier Rafael Benítez sebagai pelatih Real Madrid memang sedang dalam situasi kurang kondusif saat ini. Beredar kabar bahwa hal terancamnya karier Benítez di Real dipicu dari kekalahan telak yang dialami skuad Los Merengues saat melawan pesaing utama mereka Barcelona dalam tema laga El Clasico beberapa waktu lalu.

Hasil tersebut pun membuat masa depan Benítez hingga saat ini masih dispekulasikan keberadaannya di skuad Madrid. Meski pada akhir pekan lalu Los Blancos mampu menang besar 10-2 atas Rayo Vallecano, tidak membuat para pendukung Madrid berhenti memberikan komentar tentang Benítez.

Boudewijn Zenden pesepakbola yang juga mantan anak asuh Benítez saat melatih di Liverpool dulu, ikut memberikan tanggapan seputar kabar yang sering terdengar belakangan tentang karier mantan pelatihnya tersebut. Menurutnya, kekalahan dari rival abadi Real yaitu Barcelona membuat beban mental bagi Benítez.

Dengan Barcelona sekarang ini berada di puncak klasemen Primera Divison, sementara Real meski berada di papan atas hanya bertengger di bangku ke-3, Benítez harus berpikir ekstra keras untuk memangkas jarak Madrid dengan Barca di tabel klasemen La Liga musim ini.

Nasib Rafael Benitez sebagai pelatih Real Madrid kerap diperdebatkan dalam beberapa bulan terakhir ini. Kegagalannya membawa Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan ke puncak klasemen hingga La Liga 2015/16 menggelar 16 jornada membuat nasib entrenador berusia 55 tahun tersebut dipertanyakan. Rumor beredar, jika tak segera mengangkat performa Los Blancos, Benitez akan ditendang dan digantikan José Mourinho.

Namun mantan General Manager Real Madrid, Jorge Valdano, mengatakan keberatannya kalau José Mourinho harus kembali melatih Real lagi, setelah pernah mengasuh Real Madrid periode 2010-2013. Valdano mengungkapkan mengganti Benítez dengan Mourinho bukanlah jalan yang lebih terang bagi Real Madrid, sehubungan dengan Mourinho adalah pelatih yang dianggap kurang baik musim ini dan dipecat dari The Blues.

Di sisi lain, pesepakbola legendaris Prancis Zinedine Zidane juga sedang gencar diberitakan akan diangkat menjadi pelatih utama Real Madrid. Melatih Madrid merupakan impian bagi pria asal Prancis usia 43 tahun tersebut.

Salah satu pemain legenda Real Madrid, Luís Figo menyatakan dukungannya terhadap spekulasi bahwa Zidane akan melatih tim sekaliber Los Blancos. Meski demikian, mantan pesepakbola internasional Portugal itu tidak bisa menebak seberapa besar peluang Zidane melatih bisa terwujud.

El Real sendiri belum memberikan sinyal untuk penggantian tongkat kepelatihan kepada Zinedine Zidane atau kepada pelatih Liga Primer Inggris José Mourinho. Menurut Figo, kesempatan bisa saja terjadi bagi Zidane, namun pihak Real Madrid lah yang akan mengumumkan kepada siapakah yang pantas diberikan tanggung jawab melatih Real Madrid.

Kontra Stoke City Tidak Akan Mudah Bagi Manchester United

Kontra Stoke City Tidak Akan Mudah Bagi Manchester United

Kontra Stoke City Tidak Akan Mudah Bagi Manchester United

Kontra Stoke City Tidak Akan Mudah Bagi Manchester United

Louis van Gaal, pelatih Manchester United yakin akan ada cara agar klubnya bisa bangkit dari keterpurukan. LvG sebagaimana julukan bagi sang manajer asal Belanda tersebut akan mencoba berkomunikasi bersama skuadnya untuk mengetahui masalah apa saja yang didapat ketika bermain di atas lapangan hijau.

Komunikasi menurutnya adalah hal yang sangat penting bagi kedua pihak LvG dan The Red Devils. Sebab enam pertandingan terakhir di semua ajang, United tak pernah meraih kemenangan. Bahkan di tiga laga terakhir, Wayne Rooney dan kawan-kawan menderita kekalahan.

Akibat kekalahan-kekalahan tersebut, United tercecer ke posisi lima klasemen Liga Primer Inggris sementara dan tersingkir dari ajang kompetisi Liga Champions UEFA. Oleh karena itu, komunikasi bersama Setan Merah adalah termasuk penting untuk bersama-sama mengembalikan nama besar United.

Sabtu (26/12) malam nanti, United akan bertandang ke markas Stoke City dalam lanjutan Liga Primer musim ini. Jika gagal meraih angka penuh atau bahkan mengalami kekalahan dalam laga yang berlangsung di Britannia Stadium tersebut, kabarnya LvG siap-siap harus rela kehilangan jabatan sebagai pelatih Manchester United.

Namun, pelatih Manchester United tersebut bertekad membawa timnya meraih kemenangan saat bertandang ke markas Stoke City nanti. Walau terbilang tidak akan berjalan mulus-mulus saja, United harus bisa percaya diri akan menambah raihan poin mereka agar tidak tambah terperosok ke kelas bawah klasemen.

Stoke City dikenal sebagai klub yang bermain bagus dilapangan sendiri. Bahkan pada musim ini, klub asuhan Mark Hughes tersebut berhasil mengalahkan Chelsea 1-0 dan Manchester City 2-0. Selain itu dalam dua kunjungan terakhir ke Britannia, United tak pernah menang setelah harus puas menerima hasil imbang dan kekalahan.

Kewaspadaan harus tetap diterapkan bagi Wayne Rooney dan pemain-pemain United lainnya, agar tidak merasakan kekalahan kembali setelah 3 laga terakhirnya harus berturut-turut tidak membawa hasil apa-apa. Walau secara klasemen Stoke City masih berada di posisi ke-11 selisih 6 poin jauh dari United yang berada di posisi ke-5 klasemen sementara.

Menurut LvG dengan kekalahan 3 kali beruntun terakhir ini, timnya haus akan kemenangan. Namun melawan Stoke City tidaklah akan mudah, mencuri poin akan menjadi sebuah keberuntungan untuk bangkitnya Setan Merah. Seperti diketahui juga, nama Rooney memang sedang berada dalam sorotan tajam beberapa media.

Menurunnya penampilan mantan penyerang Everton tersebut membuat spekulasi ada sedikit masalah mental dan gangguan bagi Wayne Rooney. Striker United tersebut terhitung hanya mampu menyumbangkan 7 dari 22 kali dipercaya Louis van Gaal mengisi pos lini serang United.

Pelatih timnas Inggris Roy Hodgson menjelaskan bahwa penurunan performa Rooney dalam beberapa pertandingan terakhirnya bukanlah kesalahannya. Gaya permainan United musim ini yang membuat Rooney sedikit kurang beradaptasi dan malah harus lebih banyak turun membantu lini tengah mereka.

Manchester United Diharapkan Segera Bangkit Kembali

Manchester United Diharapkan Segera Bangkit Kembali

Manchester United Diharapkan Segera Bangkit Kembali

Manchester United Diharapkan Segera Bangkit Kembali

Salah satu klub raksasa di Liga Primer Inggris Manchester United menjalani musim 2015/16 dengan performa yang jauh dari kata mengesankan. Bahkan dalam enam pertandingan terakhir, skuad Setan Merah ini berakhir tanpa kemenangan. Melihat kondisi tersebut lantas mendapatkan tanggapan dari winger United Ashley Young.

Sang gelandang menyatakan masih optimis klubnya mampu bangkit saat melakoni laga Boxing Day kontra Stoke City di Britannia Stadium Sabtu (29/12) malam hari. Menurutnya kegagalan di enam laga sebelumnya memang hal yang mengecewakan bagi timnya. Namun, hal yang tidak biasa tersebut tidak membuat United putus asa begitu saja, dia beserta rekan-rekan setimnya ingin kembali ke jalur kemenangan.

“Kami semua kecewa di beberapa laga terakhir, namun saya selalu mengatakan bahwa semangat tim sangat fantastis. Selalu ada senyum di wajah kami dan semua orang ingin mengembalikan keadaan seperti semula. Tidak ada pemain yang tak ingin meraih kemenangan” tambah Ashley Young menyemangati timnya. Setan merah saat ini masih tertahan di posisi kelima dalam tabel klasemen sementara Premier League musim ini. Tim besutan Louis van Gaal itu terpaut sembilan angka dari pemuncak klasemen sementara, yakni Leicester City.

Di sini lain, Memphis Depay yang juga dinilai kurang maksimal dalam setiap performanya berlaga bersama Manchester United. Sempat diprediksi bakal menjadi salah satu solusi di lini depan Setan Merah, performa Memphis justru labil dalam beberapa laga terakhir.

Winger Timnas Belanda tersebut hanya mampu melesakan gol sebanyak lima kali dari 23 penampilannya bersama skuad United di musim ini. Meski begitu, tak lantas membuat Memphis pesimis melihat masa depannya sebagai pesepakbola profesional. Pemain yang diboyong manajemen United dari PSV Eindhoven pada bursa transfer musim panas 2015 itu, masih percaya bahwa cita-citanya menjadi salah satu pemain terbaik di dunia bakal terwujud di masa yang akan datang.

Memphis Depay beranggapan penurunan yang dialami Manchester United musim ini diluar dari kendalinya, dan tetap ingin bermain sebaik mungkin dalam setiap pertandingan bersama klubnya saat ini United. “Tentu, Anda ingin segalanya berjalan lancar. Akan tetapi sesuatu tidak selalu realistis, namun, kesalahan juga bukan sebuah opsi dari apa yang saya raih di sini. Jadi, saya hanya harus segera memperbaiki segala kekurangan saya saat ini”.

Kursi kepelatihan di Manchester United pun sedang mengalami perguncangan seperti yang sering terdengar dari berita yang beredar. Seperti diketahui, masa depan Van Gaal di Old Trafford memang sedang berada di ujung tanduk saat ini. Penyebabnya tak lain adalah hasil kurang maksimal yang diraih United dalam enam pertandingan terakhir mereka.

Kondisi tersebut lalu memunculkan dua nama yang disebut-sebut cocok untuk mengambil alih jabatan Van Gaal tersebut. Nama Ryan Giggs dan Jose Mourinho disebutkan yang menjadi kandidat bakal membesut Wayne Rooney berserta pemain-pemain lain di United.

Mantan pemain Real Madrid, Liverpool, dan Newcaslte United ‘Michael Owen’ pun sempat berkomentar akan hal itu terkait juga kurang maksimalnya performa Manchester United di musim ini. Baik itu Giggs atau Mourinho menurutnya mampu melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik ketimbang Van Gaal.

Kekalahan lain yang sangat mengecewakan untuk United di kandang dari Norwich City pada akhir pekan lalu, menebalkan kabar mengenai kapan Louis van Gaal akan pergi meninggalkan klub. “Saya rasa Jose Mourinho akan cocok mengambil alih tugas Van Gaal, namun saya juga merasa Giggs yang akan mampu melanjutkan pekerjaan itu dari pria asal Belanda tersebut. Ini bukan sekadar hasil akhir tapi juga mengenai gaya sepakbola” tegas Owen.

Massimiliano Allegri : Juventus Akan Lebih Serius Bertanding

Massimiliano Allegri : Juventus Akan Lebih Serius Bertanding

Massimiliano Allegri : Juventus Akan Lebih Serius Bertanding

Massimiliano Allegri : Juventus Akan Lebih Serius Bertanding

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri menegaskan jika timnya harus konsisten untuk menjaga performa gemilang mereka jika ingin sukses di musim ini. Seperti diketahui, Si Nyonya Tua (julukan untuk Juventus) kini tengah menjalani kegemilangan 7 kali kemenangan beruntun di Serie A Italia.

Rentetan hasil memuaskan di laga-laga Juventus dalam Serie A tersebut membuat Juve yang awalnya sempat terpuruk di klasemen bawah, kini melambung naik menjadi ke urutan 4 klasemen sementara. Allegri menyebut jika masih terdapat banyak ruang untuk ditembus Juve, diharapkan timnya mampu menjalani musim yang hebat layaknya musim lalu.

Sang manajer mengungkapkan jika jadwal sesi kedua Serie A Italia musim ini bisa jadi akan sangat menguntungkan bagi timnya. Hal itu terjadi karena Juventus bakal menghadapi duel-duel besar dan krusial seperti melawan AS Roma, Napoli, dan FC Internaionale di kandang sendiri Juventus Stadium.

Selain itu, pelatih berusia 48 tahun tersebut juga sekali lagi menyampaikan sanjungan khususnya bagi pelatih FC Internazionale, Roberto Mancini. Seperti yang diketahui, Internazionale adalah tim yang memegang posisi puncak klasemen sementara Serie A Italia.

Sebuah keuntungan dikatakannya karena menghadapi tim-tim yang dinilai cukup tangguh dan punya nama besar juga namun bermain dikandang Juve sendiri. Dan menurut Allegri pertandingan pertandingan melawan klub besar tersebut akan sangat menentukan nasib Juventus.

Juventus memang telah bangkit dari keterpurukan dengan sukses menyapu bersih tujuh giornata terakhir dengan kemenangan. Peringkat mereka pun kini melambung naik di urutan ke empat klasemen sementara. Namun keterpurukan yang dialami I Bianconeri di awal musim membuat beberapa tim pesaingnya menjadi naik tahta dan mempunyai banyak peluang merebut scudetto Serie A Italia musim ini.

Sang pelatih, Massimiliano Allegri, lalu sempat menyebutkan beberapa tim yang menurutnya akan menjadi penghalang berat Juventus untuk meraih kesuksesan di musim ini layaknya musim lalu. Nama klub seperti FC Internazionale, Napoli dan bahkan AS Roma disebutkan sebagai tim yang cukup tangguh tersebut.

Namun Massimiliano Allegri tidak terlalu pesimis akan persaingan di musim ini dengan mengungkapkan bahwa timnya masih harus terus berkembang lagi, dilanjut dia juga sedang bersukacita atas kemenangan skuatnya saat terakhir menghadapi Carpi. Meski tipis, Bianconerri berhasil menang 3-2 atas tim yang baru promosi tersebut.

Tren positif Juve berhasil menang dalam laga-laganya berhasil dilanjutkan karena mampu merebut tiga poin penuh atas Carpi dan pelan tapi pasti terus berusaha kembali ke habitatnya di papan atas Serie A Italia sekaligus berniat merebut kembali posisi puncak.

Liverpool Bisa Saja Jadi Hambatan Bagi Leicester City

Liverpool Bisa Saja Jadi Hambatan Bagi Leicester City

Liverpool Bisa Saja Jadi Hambatan Bagi Leicester City

Liverpool Bisa Saja Jadi Hambatan Bagi Leicester City

Leicester City yang sudah membuat kejutan di musim ini, masih dengan perkasa memimpin klasemen Liga Primer Inggris hingga matchday ke-17 ini. Oleh karena itu, Leicester merasa tidak perlu takut untuk menghadapi tim manapun. Termasuk akhir pekan ini, ketika Leicester harus bertandang ke Anfield, markas Liverpool.

Sang manajer Claudio Ranieri, pun mengaku begitu menantikan partai ini penting ini. Atmosfer hebat yang kerap hadir di Anfield disebutnya sebagai salah satu yang terbaik. Ia pun menjanjikan permainan terbaik timnya di sana. “Ada atmosfer yang sangat bagus di kandang Liverpool dan kami harus menunjukkan kemampuan terbaik kami jika kami ingin menang di sana” tegas Claudio Ranieri yakin akan kemampuan timnya.

Di sisi satu lagi, Liverpool juga dinilai akan manjadikan laga melawan Leicester ujian berat di pekan ini. Setelah baru-baru ini Liverpool merasakan ditekuk oleh Watford FC dengan skor 3-0, dan sebelumnya ditahan imbang West Bromwich Albion 2-2 dan dikalahkan Newcastle United 2-0.

Bersamaan dengan Boxing Day, laga lanjutan Liga Primer Inggris Liverpool dijadwalkan akan menghadapi pemuncak klasemen Leicester City. Disebut ujian berat karena Leicester yang sekarang bukan tim yang bisa dianggap remeh. Dengan Jamie Vardy sebagai bomber utama dan Riyad Mahrez serta Marc Albrighton sebagai pemberi ancaman serius ke pertahanan lawan, Liverpool memang harus waspada selama 90 menit penuh.

Leicester musim ini tergolong dalam tim yang cukup tangguh karena memberikan kejutan-kejutan sejauh ini. Dari sembilan Boxing Day terakhir, Leicester bisa mencatat rekor tak terkalahkan, tapi itu ketika masih bermain di Championship. Sementara rekor Boxing Day di Liga Primer Inggris, rekor Leicester adalah sekali menang, tiga hasil imbang dan enam kekalahan.

Namun tim besutan Jürgen Klopp juga punya peluang untuk meredam ancaman Leicester, apalagi laga nanti akan dilangsungkan di Anfield kandang Liverpool sendiri. Liverpool tercatat meraih empat kemenangan dan tak pernah kalah dari enam partai melawan Leicester di Liga Primer Inggris. Liverpool juga tak pernah kalah di kandang sendiri di laga Liga Primer di Boxing Day dengan lima kemenangan dan tiga imbang.

Sejak Klopp mengambil alih posisi manajer di Anfield, tidak jarang bomber yang didatangkan dari Aston Villa Christian Benteke jarang diturunkan malah kebanyakan di bangku cadangan. Tetapi setelah the Reds melewati empat laga di semua kompetisi tanpa kemenangan, mantan gelandang Liverpool Jan Mølby pun ikut berkomentar sudah saatnya Klopp menurunkan Benteke.

Christian Benteke dinilai mampu memberikan ancaman bagi lawannya dan memberi warna permainan Liverpool, serta tidak jarang menjadi tumpuan di lini depan. Pemain tim nasional Belgia ini sudah mencatat empat gol dari 14 pertandingan Liga Primer Inggris.

Liverpool akan menjamu Leicester City pada 26 Desember mendatang, dan bisa dipastikan laga nanti akan menjadi seru mengingat apakah sang pemuncak klasemen Leicester City bisa bertahan diposisi pertamanya ataukah Liverpool akan menjadi ancaman bagi Leicester.

Optimisme Manchester City Dan Masa Depan Pellegrini

Optimisme Manchester City Dan Masa Depan Pellegrini

Optimisme Manchester City Dan Masa Depan Pellegrini

Optimisme Manchester City Dan Masa Depan Pellegrini

Manajer Manchester City, Manuel Pellegrini mengaku tidak terlalu kecewa dengan kekalahan 2-1 yang mereka derita dari Arsenal di Emirates Stadium Selasa lalu. Menurutnya, performa tim di babak kedua menunjukkan bahwa City masih pantas dipandang sebagai kandidat kuat juara Liga Primer Inggris musim ini.

Kekalahan itu membuat The Citizens kini tertinggal enam poin dari Leicester City di puncak klasemen Liga Primer Inggris sementara, namun Pellegrini tetap optimis dengan peluang juara bagi timnya. Selain itu, Pellegrini juga merasa lega setelah striker Sergio Agüero melakoni comeback melalui partai tersebut setelah absen selama hampir satu bulan akibat cedera engkel.

Kekalahan kelima di Liga Primer Inggris musim ini dari Arsenal diyakini telah memudarkan peluang Manchester City untuk menjadi kampiun. Skor kekalahan 2-1 di Emirates membuat Citizens terpaut enam angka dari pemuncak tabel Leicester City dan empat di belakang Arsenal. Namun, Manajer Manuel Pellegrini menolak panik dan tetap optimistis bahwa skuadnya mampu merebut mahkota juara di akhir musim.

Dengan kekalahan terakhir, tak heran masa depan Manuel Pellegrini semakin dipertanyakan. Terlebih dengan kabar Pep Guardiola baru saja dipastikan tidak akan melatih Bayern Munich lagi di musim depan. Sang pelatih tersebut mengaku tak mengkhawatirkan masa depannya sebagai pelatih Manchester City.

Menanggapi rumor tersebut, dengan santai Pellegrini lantas menegaskan jika dirinya sama sekali tak khawatir dengan masa depannya sebagai pengasuh City. Ia hanya ingin terus bekerja keras terhadap pekerjaannya. “Spekulasi ini sudah dimulai tahun lalu. Ini adalah bagian dari profesi kami. Bagi saya, hal paling penting adalah terus bekerja keras dan mencoba meraih kemenangan”.

Lalu di lain tempat, mengenai dengan rumor masa depan Pellegrini di Manchester City sehubungan kekalahan terakhir mereka, ada kabar Manuel Pellegrini akan menggantikan menggantikan Jose Mourinho di Chelsea pada musim depan. Sejumlah kandidat sudah dikaitkan dengan pekerjaan di Stamford Bridge, namun Pellegrini diyakini menjadi pilihan utama jika melihat dari sudut pandang finansial.

Pep Guardiola juga dijagokan untuk menukangi City pada musim panas menyusul kepergiannya dari Bayern Munich, yang berarti Pellegrini bisa dihadirkan tanpa harus membayar kompensasi.

Badai cedera menjadi masalah reguler Manchester City musim ini, tetapi manajer Manuel Pellegrini kabarnya akan bisa mendapatkan skuad lengkap untuk laga di Boxing Day menjamu Sunderland. Terkecuali Samir Nasri yang kemungkinan absen sampai akhir musim akibat cedera.

Striker Sergio Agüero pun baru pulih dan comeback dari cedera nya, Pellegrini mengaku striker Argentina tersebut siap diturunkan walau meski memerlukan sedikit waktu untuk kembali ke kondisi prima. Sang kapten Vincent Kompany dan bek kanan Pablo Zabaleta juga diyakini sudah kembali dari rumah pesakitan dan mulai pulih.

Leicester Bawa Pulang Kemenangan Atas Everton

Leicester Bawa Pulang Kemenangan Atas Everton

Leicester Bawa Pulang Kemenangan Atas Everton

Leicester Bawa Pulang Kemenangan Atas Everton

Leicester City menuai hasil yang positif saat bertandang ke markas besar Everton di lanjutan Premier League. Riyad Mahrez menyumbang dua gol yang dikemas lewat tendangan penalty, The Foxes menang dengan skor akhir 3-2.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Goodison Park, Sabtu (19/12/2015) malam WIB, gol penalti pertama Mahrez hadir di menit 27. Namun Everton langsung bisa menyamakan kedudukan dengan gol dari Romelu Lukaku lima menit setelahnya.

Di menit 65, Mahrez bisa mencetak gol lagi lewat tendangan eksekusi penaltinya. Shinji Okazaki lalu membawa Leicester menjauh dengan golnya di menit 69.

Di saat waktu normal menyisakan satu menit, Kevin Miralas bisa mencatatkan namanya di papan skor. Skor 3-2 menjadi penutup pertandingan tersebut.

Dengan tambahan tiga angka ini, Leicester kian nyaman di puncak klasemen sementara Premier League dengan torehan 38 poin. Mereka berjarak lima poin dari Arsenal di peringkat dua klasemen.

Sementara itu, Everton saat ini ada di posisi 10 klasmen dengan raihan 23 poin.

Jalannya Pertandingan

Kans pertama Leicester dalam pertandingan ini hadir pada menit 10. Shinji Okazaki melepaskan sepakan dari dalam kotak penalti, tapi masih melebar dari gawang Everton.

Leicester kembali mengancam 11 menit kemudian. Marcin Wasilewski yang melakukan percobaan, belum juga membuahkan hasil gol.

Everton membalas lewat Ross Barkley di menit 25. Sepakan kaki kirinya di tengah kotak penalti, masih melebar.

Tim besutan Claudio Ranieri itu akhirnya bisa mencetak gol pada menit 27. Gol itu dicetak lewat tendangan penalti menyusul pelanggaran pada Okazaki yang dibuat oleh Ramiro Funes Mori.

Mahrez yang menjadi eksekutor bisa menunaikan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Leicester unggul 1-0.

Keunggulan itu tak bertahan lama. Lima menit berselang, Lukaku mencatatkan namanya di papan skor. Dia berhasil menceploskan bola rebound dari sepakan Barkley.

Di sisa babak pertama tak ada gol tambahan, skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Leicester langsung tampil menyerang. Peluang pertama datang dari Andy King di menit 52, yang sepakannya masih melebar.

Jamie Vardy juga tak mau ketinggalan enam menit kemudian. Lewat sebuah satu serangan balik, Marc Albrighton bisa mengirim umpan matang untuk Vardy, sial sepakan pemain nomor sembilan itu masih belum membuahkan hasil.

Tim Howard melakukan pelanggaran pada Vardy pada menit 64. Wasit menunjuk titik putih, Mahrez kembali menjadi eksekutor. Pemain asal Aljazair itu mampu menaklukkan Howard untuk kedua kalinya. Leicester pun unggul 2-1.

Lima menit berselang, Vardy memberikan umpan matang untuk Okazaki. Mempunyai ruang lebar untuk menceploskan bola ke dalam gawang, pemain asal Jepang itu bisa menaklukan Howard dari jarak dekat.

Albrighton yang menjadi awal terciptanya gol dengan berhasil merebut bola dari pemain Everton, lalu mengirim bola untuk Vardy. Everton membalas di menit 83. Eksekusi sepakan bebas Lukaku masih melebar.

Di menit 89, Everton mampu memperkecil ketertinggalan. Barkley mengirim umpan matang untuk Miralas, yang berhasil menempatkan bola ke tiang dekat.

Tak ada gol lagi di sisa pertandingan, Leicester berhasil membawa pulang kemenangan dari Everton.

Guus Hiddink Resmi Latih Chelsea

Guus Hiddink Resmi Latih Chelsea

Guus Hiddink Resmi Latih Chelsea

Guus Hiddink Resmi Latih Chelsea

Guus Hiddink Resmi Latih Chelsea, London – Kabar yang menyatakan Guus Hiddink akan menggantikan posisi Jose Mourinho di Chelsea benar adanya. Chelsea resmi mengumumkan bahwa Guus Hiddink akan menjadi pelatih interim mereka sampai akhir musim.

Dengan demikian, Guus Hiddink mejalani untuk kedua kalinya menjadi caretaker The Blues. Sebelumnya, pelatih berkewarganegaraan Belanda tersebut pernah menjalani peran yang sama pada 2009 ketika ditunjuk menggantikan Luiz Felipe Scolar dan sukses membawa Chelsea menjuarai Piala FA.

Namun demikian, Guus Hiddink belum akan mendampingi John Terry dkk. saat menghadapi Sunderland, Sabtu (19/12/2015). Hiddink hanya menyaksikan pertandingan itu dari bangku penonton bersama pemilik klub Chelsea, Roman Abramovich.

“Chelsea adalah salah satu klub terbesar di dunia tapi saat ini sedang tidak berada di tempat yang seharusnya yakni sedang terpuruk. Bagaimanapun, Chelsea harus bisa langsung bangkit dari keterpurukan ini,” ucap Hiddink di situs resmi klub.

“Hiddink sendiri sudah tidak sabar untuk turun langsung dengan para pemain dan staf di klub yang hebat ini, dalam melakoni pertandingan dan terutama memperbarui relasi saya yang luar biasa dengan suporter Chelsea.”

Di periode keduanya di Stamford Bridge, Guus Hiddink dihadapkan pada tugas berat yaitu mengembalikan Chelsea di papan atas. Saat ini The Blues-julukan Chelsea terpuruk di urutan ke-16 klasemen sementara dengan selisih satu poin dari zona degradasi.

Bagaimanapun, The Guardian meyakini bahwa Guus Hiddink tidak akan dipermanenkan oleh Chelsea, setelah gagal menangani tim nasional Rusia, Turki, dan Belanda. Chelsea disebut-sebut mengincar Diego Simeone, Josep Guardiola, ataupun Antonio Conte.

Slaven Bilic Tak Percaya Mourinho Dipecat

Slaven Bilic Tak Percaya Mourinho Dipecat

Slaven Bilic Tak Percaya Mourinho Dipecat

Slaven Bilic Tak Percaya Mourinho Dipecat

London – Manajer West Ham United Slaven Bilic sangat yakin Jose Mourinho mampu membawa Chelsea keluar dari situasi sulit. Dia pun kaget saat akhirnya Mourinho-Chelsea berpisah jalan. Bilic sangat tidak percaya Mourinho di berhentikan dari Chelsea.

Mourinho dan Chelsea sepakat berpisah jalan – beberapa awak media Inggris meyakini Mourinho dipecat – menyusul hasil-hasil buruk yang tak kunjung berakhir dimusim ini. The Blues masih terjebak di papan bawah klasemen setelah 16 pekan mengalami kekalahan di Premier League.

Menempati posisi 16 klasemen sementara Premier League, anak-anak London barat cuma berjarak satu angka dari zona degradasi. Situasi semakin sulit untuk Chelsea karena Mourinho diyakini sudah kehilangan kepercayaan di ruang ganti.

Namun demikian, Bilic masih yakin bahwa Mourinho sejatinya mampu membawa Chelsea keluar dari periode sulit jika diberi kesempatan lebih besar lagi.

“Saya percaya dia akan bisa membalikkan situasinya. Ini bukan sekali saja terjadi kepada klub besar. Itu terjadi kepada Borussia Dortmund musim lalu,” kata Bilic dikutip soccerway.

“Saya cuma bisa mengatakan soal Mourinho, bahwa saya benar-benar terkejut dan tak percaya itu benar terjadi. Ini memang sudah jadi bahan rumor selama beberapa bulan terakhir, tapi saya masih tetap tak percaya.”

“Ketika kita merupakan seseorang yang terbaik dalam pekerjaan kita, justru kita punya banyak tantangan yang ingin membuat kita gagal. Ini merupakan sebuah kehilangan besar bagi liga dan Premier League pada Mourinho,” lanjutnya.

Mourinho menjadi manajer keempat yang didepak di Premier League musim ini. Sebelumnya ada nama Brendan Rodgers, Tim Sherwood, dan Garry Monk, juga ada Dick Advocaat yang mundur karena hasil buruk. Ini jadi satu hal yang juga pertanyakan Bilic.

“Ada lebih banyak klub atau tim memecat manajer mereka ketika situasi sulit seperti ini terjadi, ketimbang mereka yang bertahan dengan manajer mereka. 10 tahun lalu publik menertawakan klub-klub Italia yang sangat cepat memecat manajer-manajernya setiap tahunnya, dan sekarang terjadi di Premier League,” lanjutanya.

“Mourinho pergi menunjukkan bahwa tidak satupun klub atau tim yang bisa aman sepanjang masa. Kita harus menikmati pekerjaan kita, melakukan yang terbaik, dan bekerja keras untuk klub tempat kita bekerja, untuk menghasilkan hasil yang sangat memuaskan” tutup dia.

Pesta Gol Athletic Bilbao Atas Linense di San Mames

Pesta Gol Athletic Bilbao Atas Linense di San Mames

Pesta Gol Athletic Bilbao Atas Linense di San Mames

Pesta Gol Athletic Bilbao Atas Linense di San Mames

Bilbao – Athletic Bilbao dapat memastikan lolos ke 16 besar Copa del Rey setelah di partai leg dua babak 32 besar menang telak 6-0 Linense. Tiket lolos juga berhasil diamankan Eibar dan Rayo Vallecano.

Dalam pertandingan di San Mames, Kamis (17/12/2015), Athletic Bilbao langsung memimpin saat laga baru berjalan sembilan menit lewat tendangan Oscar De Marcos yang menembus gawang Linense. Akan tetapi tak ada lagi gol tambahan di babak pertama setelah gol cepat tersebut.

Lima gol lain di pertandingan tersebut baru tercipta di babak kedua pertandingan. Empat menit memasuki babak kedua dimulai, tendangan Javier Eraso menyusul sebuah sepak pojok yang mengubah skor jadi 2-0. Linense pun tertinggal 0-2 atas Athletic Bilbao.

Beberapa menit berselang, kembali lagi dengan sebuah tendangan penjuru, giliran Xabier Etxeitia yang mencetak gol, kedudukan menjadi 3-0. Pemain pengganti Kike Sola kemudian mencetak gol jarak dekat di menit ke-62 yang mengubah skor jadi 4-0.

Kedudukan berubah 5-0 memasuki menit ke-67 melalui gol dari Raul Garcia. Semenit sebelum waktu normal habis, Mikel Rico menutup pesta kemenangan Bilbao menjadi 6-0.

Hasil tersebut membuat Bilbao melenggang ke babak 16 besar dengan agregat telak 8-0 atas Linense yang merupakan klub dari klub kompetisi level ketiga Spanyol.

Di tempat lain, Eibar mencatatkan kemenanan 4-0 ketika menjamu Ponferradina yang bermain di level kedua kompetisi liga Spanyol. Hasil itu cukup untuk meloloskan Eibar berkat keunggulan agregat tipis 4-3.

Sementara dalam duel antara sesama tim La Liga, Getafe menang 3-1 atas Rayo Vallecano di Coliseum Alfonso Perez. Hasil itu menghadirkan agregat 3-3, walaupun Rayo Vallecano diuntungkan gol tandang.

Daftar Bank & Jadwal Offline

BCA
Senin - Jumat : 21.00 - 00.30
Sabtu : 00.00 - 05.00
Minggu & Hari Libur : Tidak Offline
BNI
On line 24 Jam
Mandiri
Minggu - Jumat : 23.00 - 05.00
Sabtu : 22.00 - 05.00
Mandiri
Senin - Minggu : 22.00 - 06.00